YOUR CART

  • BOOK CHILDREN

    1 x $ 254,00

  • BOOK FOR KIDS

    1 x $ 254,00

SUBTOTAL: $ 754,00

FILTER PRICE

BEST BOOKS

  • BOOK STUDENT

  • BOOK EDUCATION

  • BOOK PRIMARY

SEARCH YOUR BOOKS

PRODUCTS TAGS

18 Dec 2015 · ADMIN

Mendiknas:

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, ada beberapa metode untuk pembelajaran di luar sekolah formal. Pada kasus-kasus tertentu metode pembelajaran bisa juga dilakukan di luar sekolah baik itu dalam bentuk parenting, homeschooling maupun metode pembelajaran lainnya.

 

Menurut Nuh, homeschooling adalah sebuah metode pembelajaran yang legal. Selain itu, ia menilai, homeschooling diterapkan ketika anak-anak memerlukan perhatian khusus. Misalnya, karena menderita sakit dan harus dirawat ataupun ada masalah-masalah tertentu yang membuat anak-anak memang harus menjalani pendidikan secara homeschooling. Hal-hal khusus itulah yang kemudian dianggapnya sebagai indiktor yang wajar terkait mahalnya biaya homeschooling. “Beberapa metode pembelajaran bisa dilakukan di luar sekolah. Misalnya, karena memang si anak memerlukan perhatian yang agak khusus. Oleh karena itu, homeschooling semakin dikenal dan itu boleh. Wajar jika kemudian menjadi mahal, karena homeschooling sangat privat. Ibarat pakaian, ada yang di butik dan ada juga yang di pasar,” kata Nuh, saat ditemui Kompas.com, akhir pekan lalu di Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

 

Nuh mengungkapkan, agar homeschooling tidak kehilangan esensinya sebagai pendidikan alternatif, maka masyarakat dapat memilih cara lain, seperti memilih homeschooling dengan biaya yang masih dapat dijangkau. Ia menjelaskan, para orangtua yang menerapkan homeschooling kepada anak-anaknya tidak perlu khawatir. Anak-anak homeschooling dapat menggunakan jalur ujian Paket A, B dan Paket C untuk memeroleh ijazah guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, dimungkinkan juga di suatu saat anak-anak homeschooling dapat ikut ujian bergabung bersama dengan pendidikan formal. “Homeschooling bisa menggunakan ujian tersebut untuk ujian kelulusannya. Bisa juga ikut ujian bergabung dengan  pendidikan formal. Itu boleh, yang tidak boleh itu jika anak-anak tidak sekolah dan tidak belajar,” ujarnya. Mengenai standar kurikulum dalam homeschooling, Nuh menegaskan, homeschooling tetap harus memiliki kurikulum dasar. Tetapi, pengembangan dan pendekatannya diserahkan secara penuh kepada sang pendamping atau sang pembimbing homeschooling. “Kurikulum dasar  harus ada aturannya, tetapi kan bisa disesuaikan. Yang penting materinya harus ada, kalau enggak ada patokannya maka akan sulit saat mereka ujian nanti. Intinya, homeschooling itu boleh dan lebih baik daripada si anak tidak bersekolah,” kata Nuh.

 

 

Sumber: Kompas.com (2013)

LATEST POSTS

NEXT EVENTS

  • 30

    Nov
    TRY OUT 1

    Try Out persiapan Ujian Nasional Paket Kesetaraan akan dilaksanakan 3 kali, yaitu bulan januari, februari dan maret 2017. try out ini dikhususkan

  • 30

    Nov
    Welcoming Program Tahun ajaran Baru

    Welcoming program periode ini bertepatan dengan Halal bihahal bagi siswa dan guru Homeschooling Primagama Semarang. Tujuan acara ini adalah

  • 30

    Nov
    PENDAFTARAN SISWA BARU TAHUN AJARAN 2016/2017

    Homeschooling Primagama Semarang menerima pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran

  • 30

    Nov
    Wisuda Angkatan 2015/2015

    Homeschooling Primagama Semaarang akan mengadakan acara Wisuda siswa kelas 12 dan kelas 9 yang akan dilaksanakan di Kantor Homeschooling Primagama

DOWNLOAD MATERI

  • materi parents meeting
  • Matematika - Lingkaran
  • Soal Matematika Bilangan Bulat
  • matematika - aritmatika sosial
  • soal ukk b inggris kelas 12

Tentang kami

Profile Lembaga  

              

GALLERY OF SCHOOL

CONTACT US

Kantor Pusat: Jl. Langensari 43 Yogyakarta HOTLINE: (0274)-512160, 081215168833, 082225988387 mail: hspg.live@gmail.com www.homeschooling-primagama.co.id